June 23rd, 2006 by ronnytua
Geblek, kalo emang ga bisa, ko kita ga minta aja sama Tuhan biar bisa dibikin jadi bisa, kenapa kita selalu harus mikir itu hal yang terbaik buat kita, kan menurut orang2 ahli teologi itu ‘Tuhan itu Maha Bisa segala-galanya’…….
Bingung, berapa kali yah kita bisa menentukan bahwa suatu musibah(dari perspektif korban) itu adalah suatu pelajaran, kapan yah kita harus menyadari kalo itu adalah sebuah ganjaran, ato barangkali kalo kita emang punya sifat yang luar biasa baik, kita anggap itu sebagai hadiah…..
Mau, selalu aja kita maunya segala sesuatu terjadi dengan semulus-mulusnya, semudah-mudahnya, Tuhan selalu menuruti apa aja kemauan kita. Padahal kalo kata ahli motivasi ‘Kendala itu seperti komponen yang bernama ‘tahanan’ pada sebuah lampu pijar, semakin besar daya pijar lampu, maka tahanannya juga harus semakin besar….seperti itulah kendala/rintangan, membuat kita semakin kuat’. Itu kan kata ahli motivasi, tapi kan dia ga dalam keadaan yang ‘berat’…..
Mual, kayaknya yang namanya perasaan mual, baik di perut ataupun di hati emang sulit diobati, kecuali emang waktu datang perlahan untuk mengalihkan perhatian kita….
Dan kini ku rindu kau datang
Tuk beri sedikit perhatian
Obati perih yang trus mengiang
Sobekan rasa yang semakin benderang
Maaf, ku pinta sedikit
untuk kau memetik
Sedikit asam tersimpan di bawah kulit
Terima kasih, waktu……..
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
June 23rd, 2006 by ronnytua
Geblek, kalo emang ga bisa, ko kita ga minta aja sama Tuhan biar bisa dibikin jadi bisa, kenapa kita selalu harus mikir itu hal yang terbaik buat kita, kan menurut orang2 ahli teologi itu ‘Tuhan itu Maha Bisa segala-galanya’…….
Bingung, berapa kali yah kita bisa menentukan bahwa suatu musibah(dari perspektif korban) itu adalah suatu pelajaran, kapan yah kita harus menyadari kalo itu adalah sebuah ganjaran, ato barangkali kalo kita emang punya sifat yang luar biasa baik, kita anggap itu sebagai hadiah…..
Mau, selalu aja kita maunya segala sesuatu terjadi dengan semulus-mulusnya, semudah-mudahnya, Tuhan selalu menuruti apa aja kemauan kita. Padahal kalo kata ahli motivasi ‘Kendala itu seperti komponen yang bernama ‘tahanan’ pada sebuah lampu pijar, semakin besar daya pijar lampu, maka tahanannya juga harus semakin besar….seperti itulah kendala/rintangan, membuat kita semakin kuat’. Itu kan kata ahli motivasi, tapi kan dia ga dalam keadaan yang ‘berat’…..
Mual, kayaknya yang namanya perasaan mual, baik di perut ataupun di hati emang sulit diobati, kecuali emang waktu datang perlahan untuk mengalihkan perhatian kita….
Dan kini ku rindu kau datang
Tuk beri sedikit perhatian
Obati perih yang trus mengiang
Sobekan rasa yang semakin benderang
Maaf, ku pinta sedikit
untuk kau memetik
Sedikit asam tersimpan di bawah kulit
Terima kasih, waktu……..
Posted in Uncategorized | No Comments »
June 23rd, 2006 by ronnytua
Geblek, kalo emang ga bisa, ko kita ga minta aja sama Tuhan biar bisa dibikin jadi bisa, kenapa kita selalu harus mikir itu hal yang terbaik buat kita, kan menurut orang2 ahli teologi itu ‘Tuhan itu Maha Bisa segala-galanya’…….
Bingung, berapa kali yah kita bisa menentukan bahwa suatu musibah(dari perspektif korban) itu adalah suatu pelajaran, kapan yah kita harus menyadari kalo itu adalah sebuah ganjaran, ato barangkali kalo kita emang punya sifat yang luar biasa baik, kita anggap itu sebagai hadiah…..
Mau, selalu aja kita maunya segala sesuatu terjadi dengan semulus-mulusnya, semudah-mudahnya, Tuhan selalu menuruti apa aja kemauan kita. Padahal kalo kata ahli motivasi ‘Kendala itu seperti komponen yang bernama ‘tahanan’ pada sebuah lampu pijar, semakin besar daya pijar lampu, maka tahanannya juga harus semakin besar….seperti itulah kendala/rintangan, membuat kita semakin kuat’. Itu kan kata ahli motivasi, tapi kan dia ga dalam keadaan yang ‘berat’…..
Mual, kayaknya yang namanya perasaan mual, baik di perut ataupun di hati emang sulit diobati, kecuali emang waktu datang perlahan untuk mengalihkan perhatian kita….
Dan kini ku rindu kau datang
Tuk beri sedikit perhatian
Obati perih yang trus mengiang
Sobekan rasa yang semakin benderang
Maaf, ku pinta sedikit
untuk kau memetik
Sedikit asam tersimpan di bawah kulit
Terima kasih, waktu……..
Posted in Uncategorized | No Comments »
June 7th, 2006 by ronnytua
Masih sulit,
Mo nulis apa juga masih sulit,
Padahal pengen banget nulis,
banyak banget yang mo di tulis,
sebelum ketemu niy barang,
punya tombol, punya layar, punya tikus,
masih sulit…
Posted in Uncategorized | No Comments »
June 7th, 2006 by ronnytua
Emang kalo kita lagi mau nulis sulit yah???
Trus kalo mo bilang apa-apa di tulisan juga sulit yah???
Berapa banyak coba yang udah kita tulis disini, yah???
Buktinya gwe udah mo udahan nulisnya, yah???
Posted in Uncategorized | No Comments »